5 Mitos dan Fakta Bahaya Ngecas Smartphone

Kita masih dihantui oleh ponsel yang beredar pada tahun 2000an dengan tipe baterai Ni-card yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan baterai serta ponsel atau smartphone yang kita gunakan saat ini. Sering kita mendengar hal momok yang menakutkan tentang ngecas handphone atau smartphone. Kita sering kali ditakutkan jika smartphone ngecas terlalu lama bakal meledak, baterai bocor dan mengembung dan lain sebagainya
Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan mitos dan fakta pengisian daya smartphone berikut ini.

1. Nge-cas semalaman

 

Mengecas Hp semalaman tidak masalah jika kamu ngecas smartphone sampai baterai penuh, entah itu siang atau malam, tidak akan memengaruhi kualitas baterai. Meski begitu, pastikan kamu selalu menggunakan charger yang asli dan taruh smartphone di tempat yang aman untuk mencegah overheat.
Seperti yang Apple peringatkan di situsnya, baterai berbasis lithium yang digunakan pada smartphone modern dapat terdegradasi oleh panas yang berlebihan.
Nah kalau ingin baterai smartphone kamu awet, pastikan menjaga siklus pengisian daya. Salah satu caranya, dengan menggunakan smartphone secara bijak.

 

2. Jangan Gunakan Smartphone Saat Proses Pengisian Daya

Biasanya proses pengisian baterai membutuhkan waktu berjam-jam tergantung kapasitas baterai. Dari khasus tersebut timbul permasalahan terhadap lamanya pengisian baterai yang membuat user/pengguna tidak sabar menunggu untuk menggunakan hp yang sedang di charge. Apalagi saat pengguna lagi bosan, ingin bermain game, chating dan masih banyak lagi, membuat pengguna semakin tidak sabar untuk memakai hpnya. Padahal terdapat dampak buruk ketika hp digunakan saat proses charge.

 

 

3.Charger Smartphone Jika Daya Sudah Mendekati Habis 

Kita juga sering mendengar pernyataan yang satu ini, hal tersebut tidaklah benar. Karena baterai jaman sekarang dengan jaman dulu itu sudah berbeda. Jaman sekarang sudah menggunakan baterai Li-on sedangkan jaman dulu menggunakan baterai Ni-cad.Lain Halnya dengan baterai Li-on baterai Li-on tidaklah berpengaruh pada presentasi daya baterai

 

4. Mengisi Baterai Sampai Penuh









 
 Kalian pasti sering mendengar bahwa kita harus memainkan smartphone kita jika baterai sudah penuh. Hal itu tidaklah benar karena baterai lebih bagus pada 40-80 persen untuk menjaga level stabilitasnya arus baterai

5. Jangan Gunakan Charger Selain Charger Bawaan













Sering kita mendengar   lontaran kata yang demikian padahal itu tidaklah benar. Asalkan kita memakai charger yang berkualitas baik walaupun bukan bawaannya tidaklah masalah. Carger smartphone manapun sama sama mengeluarkan tegangan 5volt dan masalah amper juga tetap tidak masalah, itu hanya diibaratkantabungan keluran arus yang ada pada charger tersebut. Semakin besar amper-nya semakin cepat baterai terisi penuh
Akhir kata, berhubung saya juga bukan ahlinya dalam bidang ini, dan saya hanya mengumpulkan data dan menyusunnya kebentuk artikel ini. Bila ada kesalahan mohon dikoreksi dan dimaklumi. Hehe

 Akhir kata, berhubung saya juga bukan ahlinya dalam bidang ini, dan saya hanya mengumpulkan data dan menyusunnya kebentuk artikel ini. Bila ada kesalahan mohon dikoreksi dan dimaklumi. Hehe

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Jika Ingin Menjadi Hacker Ikutilah Tips Berikut Ini

5 Aplikasi ini Bisa Membuat Smartphonemu Lebih Canggih

Game Android Yang Bisa Dimainkan Tanpa Kuota